Warta Kuningan

Loading...

Kamis, 09 Februari 2012

PROGRAM KERJA PEMERINTAH DESA LEBAKHERANG TAHUN 2011


EKONOMI PEMBANGUNAN 
Pembangunan Desa pada dasarnya merupakan pembangunan yang dilaksanakan dari oleh dan untuk masyarakat yang bertumpu pada potensi smberdaya yang ada di masyarakat.Kegiatan pembangunan di Desa pada umumnya adalah gerakan yang bersipat peningkatan, perbaikan, perubahan atau pembaharuan.Sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan dalam tahun anggaran 2009 pelaksanaan pembangunan di Desa Lebakherang baik yang dibiayai dari Pemerintah maupun swadaya murni masyarakat dapat dilihat dalam lampiran yang meliputi :

A. BANGUNAN INSFASTRUKTUR 
A.1.  BANTUAN PEMERINTAH MELIPUTI : 
a.  DANA PEMBANGUNAN DESA 
Biaya operasional :
Biaya pembangunan FisikYang dialokasikan untuk kegiatan 
  • Pemeliharaan  Bale Desa
  • Penataan Jalan lingkungan 

b.  PROGRAM PNPM MANDIRI PEDESA 
Meliputi kegiatan bidang 
  1. Simpan-pijam khusus perempuan
  2. Kegiatan pembangunan Fisik yaitu Pengecoran Jalan Desa arah desa Cilimusari kec. cilebak sepanjang 600 m  sebesar Rp. 66.000.000,00-yang dikelolakan oleh perangkat PNPM dengan pemberdayaan masyarakatnya.Serta berkat partisipasi swadaya mayarakat dari kegiatan tersebut berhasil menyisihkan dana untuk pembelian mesin cor seharga Rp. 7.500.000,00-


Poto : Pelaksanaan pekerjaan rabat beton jalan Cilimusari


c.  PROGRAM PNPM GENERASI SEHAT DAN CERDAS
Pemberian bantuan Pendidikan oleh Kepala Desa disaksikan pengelola PNPM
Alokasi dana ditujukan untuk kegiatan pendidikan dan kesehatan  antara lain : 
Bantuan BiayaTransport Melahirkan
  • Makanan Tambahan Balita Bantuan Anak Terancam putus sekolah
  • Pembelian pakaian bayi yang   baru lahir 
d.  BANTUAN STIMULAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI 
dialokasikan bagi perbaikan rumah warga yang kurang mampu Melalui program kepedulian sosial UPK Sejahtera Kecamatan Ciwa

 e.  BANTUAN BRONJONG KAWAT 
 Penanggulan tebing sungai Parenca RT 06 yang mengancam perumahan masyarakat
poto, Generasi muda dengan semangat ikut berpartisipasi
  
A.2. SWADAYA MURNI MASYARAKAT
Seorang petugas sedang membersihkan jalan Desa
Menikmati santapan alakadarnya yang di sediakan ibu-ibu
Pemeliharaan jalan desa


Swadaya muri masarakat muncul berkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan maupun pemeliharaan bangunan – bangunan yang ada di sekitar lingkungan desa, andil kegiatan berupa tenaga alat ataupun bahan bahan yang dapat diberdayakan. Yang jika diuangkan mencapai angka Rp. 15.000.000,00.

B.   BIDANG PERTANIAN 
Bidang pertanian kami berupaya meningkatkan hasil produksi pertanian dengan melaksanakan pembinaan secara berkala dengan berkordinasi dengan instansi terkait. Adapun hasil produksi pertanian adalah sebagai berikut.
Padi, Ketela pohon, Mangga, Pisang, palawija
C.  BIDANG KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN 
Dalam bidang perkebunan tahun ini mengalami kemunduran produksi, hal ini disebabkan lahan lahan
perkebunan banyak ditinggalkan oleh masyarakat karena menilai biaya produksi dan hasil tidak seimbang
diamana lebih besar biaya pengolahannya. Sehingga saat ini luas lahan kritis semakin meningkat untuk itu
perlu dipikirkan bagaimana solusinnya
Saat ini masyarakat cenderung meninggalkan ladang pertanian dibiarkan terlantar dan menanaminya dengan
kayu tahunan padahal resiko kebutuhan hidup berlangsung rutin, sedangkan panen dari tanaman keras hanya
dapat didapat paling cepat dalam jangka waktu 5 tahun.
Dalam bidang kehutanan tidak dipungkiri banyak hasil hutan yang saat ini di ambil masarakat Lebakherang
baik berupa Kayu, bahan bakar, pakan ternak, bahan bangunan, buah-buahan semacam kemiri, hingga air
baik air bersih maupun air sungai yang mata airnya muncul di hutan hingga saat ini belum bis ditaksir berapa
besar keuntungan Masyarakat Lebakherang apabila diuangkan.

D.    KOPERASI 
Dalam bidang koperasi pemerintah Desa Lebakherang lebih bertumpu pada kegiatan koperasi Unit
DesaKUD) melalui KUT yang ada.selain itu setelah mendapat Dana bantuan Raksa desa, yang 60 %
dananya diperuntukan bagi kegiatan ekonomi, perguliran ekonomi masarakat banyak menggunakan jasa
layanan Lembaga Keuangan Mikro LKM) tersebut. Bahkan dalam perjalannanya yang hampir berjalan
empat  tahun tersebut LKM telah bertambah modalnya dari dana modal sebesar RP.60.000.000,00- 
menjadi Rp. 70.547.000,00-. Serta penambahan modal dari Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa
Kementrian Dalam Negri RI sebesar Rp. 70.000.000,-  di ahir Tahun 2011.  Selain andil dalam
menggerakan kegiatan perekonomian masarakat dan para pengusaha kecil, Lkm telah membantu kegiatan
Jalannya roda Pemerintahan Desa dengan mengalokasikan hasil usahanya untuk Penambahan tunjangan
perangkat desa dalam Upaya Peningkatan kesejahteraan Perangkat desa sesuai tuntutan yang berkembang. 
Dan ahir tahun 2011 Lembaga keuangan ini berubah bentuk menjadi Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes )
dengan alokasi permodalan berasal dari bantuan pemerintah dan asset usaha Desa diantaranya Kelompok
ternak Sapi Cikidang. Tercatat sampai ahir tahun 2011 aset kekayaan BUMDes sebesar RP. 284.377.000-
Terdiri dari beberapa kegiatan Usaha, yaitu :
Kegiatan Usaha Simpan Pinjam : RP. 110.547.000,- 
Kegiatan Usaha ternak sapi : Rp. 163.700.000,-
Kegiatan Usaha Listrik : Rp.      7.020.000,-
Sarana penunjang ( Prangkat computer ) : Rp.      3.150.000,- 
Jumlah permodalan : RP.  284.377.000.,- 

Selain kegiatan Bundes Di Desa Lebakherang Juga Masih tercatat Adanya koperasi Tani Cikidang,
Yang dalam kegiatanya lebih menitik beratkan pada kegiatan pertanian. Seperti : Pengadaan
pupuk,urea,Tsp, insektisida dan alat-alat pertanian lainya. 
Dalam perjalannanya usaha simpan pinjam BUMDes tercatat perputaran uang selama  tahun 2011 sebesar
Rp. 102.150.000,- dengan jumlah uang diluar yang dipinjamkan sebesar Rp. 67.000.000,00- dengan bunga
pinjaman sebesar Rp. 13.000.000,00-
Usaha ternak sapi selama tahun 2011 telah terjadi perputaran uang melalui penjualan ternak sebanyak 21
ekor yang apabila diuangkan mencapai angka Rp. 91.000.000,00- dengan sisa usaha mencapai
Rp.24.000.000,- dengan perincian Rp. 18.000.000,- terserap oleh masyarakat peternak dan Rp.
6.000.000,00- masuk kas Bumddes dengan princian sebagaimana diatur dalam AD-ART Bumdes Total
Laba Usaha Desa Sebesar RP 19.000.000,00. Diberdayakan oleh Badan Usha dan Pemerintah Desa.
Namun disamping keberhasilan usaha tadi ternyata kegiatan usaha Bumdes ini mengalami kendala, dalam
usaha

E.  BIDANG AGAMA
Dalam bidang agama kegiatan masyarakat lebih ditujukan pada bidang kegiatan pembinaanahlak / mental spiritual. Hal ini karena pembangunan saran peribadatan sudah dianggap cukup, dan yang lebih mendesak dilaksanakan adalah pembinaan mental spiritual karena melihat perkembangan jaman serta berita-berita melalui berbagai media keadaan ahlak bangsa ini dalam keadaan darurat.
Untuk itu dalam upaya pembinaan tersebut kami berupaya memakmurkan siar islam, melaluikegiatan kerohanian yang sudah baku dilksanakan dengan bekerjasama dengan unsur terkait baik itu MUI, DKM, ataupun guru – guru ngaji yang ada dengan menyelenggarakan kegiatan Hari- Hari besar keagamaan diantaranya : Maulid Nabi Muhammad SAW,Nujulul Qur’an, Hari Raya Keagamaan
Selain itu pula melalui penghimpunan koropak lebaran terhimpun dana sebesar Rp. 6.000.000,00- yang dialokasikan untuk kegiatan pembangunan menara mesjid ATTAQ”WA yang diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp. 40.000.000,00-

Pak HARDI Kaur Kesra Desa Lebakherang sedang Menyusun Program di ruang Kerja

    















F.     BIDANG KESEHATAN
Dalam bidang kesehatan pemerintah Desa lebih menitik beratkan pada anjuranagar masarakat lebih meningkatkan kebersihan lingkungan sebab pada dasarnya datangnga penyakit berawal dari lingkungan yang jorok.
Selain itu program kegiatan yang sudah berjalan adalah kegiatan posyandu rutin dilaksanakan. Hal ini bermanpaat bagi memantau pekembangan anak anak balita dan janin. Dan sebagai upaya konsultasi dan kordinasi dengan lembaga terkait seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, ataupun bidan desa senantiasa kami lakukan.

Kegiatan penimbangan balita ke pos yandu

G.  BIDANG PENDIDIKAN
Akhir- akhir ini terutama tahun 2011 minat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebihtinggi di Desa kita
meningkat lebih tinggi hal ini terbukti dari angka peminat yang daptar sekolah ke SLTP ataupun SLTA lebih
tinggi dibandingkan tahun lalu. Bahkan tercatat 6 orang warga kita adalah lulusan perguruan tinggi belum lagi
saat ini ada beberapa orang lagi dalam tahap mengikuti perkuliahan di beberapa pergurunan tinggi baik lokal
maupun luar daerah.
Mudah- mudahan dengan makin tingginya jenjang pendidikan warga masarakat kita makin tinggi juga
Sumberdaya manusia Lebakherang ini yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan pembangunan Desa ini.
Langkah kongkret pemerintah Desa memang belum terasakan mengingat kemampuan dana dan kemampuan
kami yang terbatas, tapi melalui program pemerintah baik itu APBD ataupun APBN Dunia pendidikan saat
ini mendapat tempat yang utama. Baik itu Program SPP gratis melalui BOS, pembangunan Lapangan
Upacara dengan paping block melalui penggalangan dana alumni SDN Lebakherang , program Sertifikasi
Guru untuk kesejahteraan guru, ataupun yang lainnya. Mudah- mudahan ini akan menjadi pendorong bagi
pelaku- pelaku di pendidikan sebagai motifasi membangun Desa yang sama artinya membangun bangsa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar